link455 link456 link457 link458 link459 link460 link461 link462 link463 link464 link465 link466 link467 link468 link469 link470 link471 link472 link473 link474 link475 link476 link477 link478 link479 link480 link481 link482 link483 link484 link485 link486 link487 link488 link489 link490 link491 link492 link493 link494 link495 link496 link497 link498 link499 link500 link501 link502 link503 link504 link505 link506 link507 link508 link509 link510 link511 link512 link513 link514 link515 link516 link517 link518 link519 link520 link521 link522 link523 link524 link525 link526 link527 link528 link529 link530 link531 link532 link533 link534 link535 link536 link537 link538 link539 link540 link541 link542 link543 link544 link545

Integral Tentu

Integral Tentu atau sering disebut integral tertentu. Hasil dari integral ini sudah eksak, tidak menambah nilai konstanta. hal ini disebabkan pada integral tentu terdapat batas atas dan bawah

 

Contoh 1 :

= 81 + 27 — (16 + 12) = 108 — 28 = 80

 

Contoh kasus 2 :

Misalnya kita mengintegralkan fungsi f(x) = (3x + 5)2

cara lain adalah dengan menggunakan integral subtitusi

misalkan y = 3x + 5

maka

sehingga

Tampak bahwa hasil integral pertama dan kedua memiliki perbedaan nilai 125/9. Inilah hasil integral tak tentu yang menyebabkan adanya selisih konstanta.

Sekarang kita akan buat integral tentu dengan batas x =1 sampai x = 3.

Jika kita gunakan hasil pengintegralan pertama maka

=3.33 + 15.32+25.3 — (3.13 + 15.12 + 25.1)

=81 + 135 + 75 — (3 + 15 + 25)

= 291 — 43 = 248

Sekarang kita gunakan hasil pengintegralan kedua

Tampak bahwa hasil yang diperoleh sama. Inilah keistimewaan integral tentu. Walaupun hasil pengintegralan tak tentu hasilnya beda, tetapi dengan menggunakan integral tentu hasilnya pasti sama.

 

Contoh kasus 3

Sekarang kita coba mengintegralkan fungsi f(x) = sin x cos x

Cara I :

Cara II :

Misal :

y = sin x

maka

Cara III :

misal

y = cos x

maka

Sekarang ketiga cara kita bandingkan

Cara I :

Cara II :

Cara III :

Jika kita lihat hasilnya nampak ada perbedaan konstanta 1/4 dan 1/2.

Akan tetapi jika kita gunakan integral tentu maka akan menghasilkan nilai yang sama. Misalkan kita pilih batas dari 0 sampai maka

Cara I :

Cara II :

 

Cara III :

 

 

 

 

 

Penerapan Integral

Penerapan Integral memang banyak, baik di bidang fisika, kimia, teknik dan lain-lain. Di bidang matematika sendiri integral juga banyak dipakai, misalnya menghitung luas, volume, panjang busur dan lain-lain.